Keindahan
Laut Indonesia
Hai,guys. Disartikel saya akan menceritakan sedikit
tentang Keindahan Laut Indonesia.

Indonesia di sini juga mempunya
keindahan laut yang sangat indah. Jangan memikirkan bahwa Indonesia tidak ada
laut seindah ini dan walaupun kalian belum tahu , di tempat terpencil ada juga
laut indah. Indonesia kaya akan keindahan alam. Jagalah alam kita guys, supaya terawat.
Tidak usah jauh-jauh keluar negri cukup di Indonesia.
Oh,, ya. Tentang kerusakkan yang saya ketahui ,
Indonesia sebagai negara maritim yang sedang bermasalah
dengan kerusakan hutan dan lingkungan pesisir serta laut, rasanya tidak pantas
hanya puas karena menjadi tuan rumah konferensi perubahan iklim dan terumbu
karang dunia. Sementara masalah mendasar menjaga lingkungan laut dari
pencemaran limbah tambang dan beracun di perairan sendiri, masih terabaikan.
Sedikitnya sampai saat ini 340.000 ton limbah tambang (tailing) per hari dibuang dan mencemari laut dari dua perusahaan asing terbesar yang beroperasi di wilayah Papua dan Nusa Tenggara Barat. Selain itu laut juga tercemar minyak oli kapal yang mencapai 80 juta liter per tahun. Persoalan pencemaran laut juga terjadi di Jawa Timur. Di perairan Situbondo misalnya, limbah asam sulfat (H2So4) dengan bebas dibuang ke Selat Madura oleh pabrik pengolahan kepala dan kulit udang (citin). Akibatnya ratusan petani tambak usaha budidaya laut dan hatchery mengalami gagal panen. Demikian pula Kali Surabaya yang bermuara di Selat Madura menjadi tempat menampung limbah dari sedikitnya 105 pabrik. Limbah pabrik mengandung unsur logam berat, seperti merkuri dan timah yang berbahaya bagi mahluk hidup. Pencemaran limbah tentunya berbahaya pula bagi perikanan tangkap dan usaha budidaya pesisir dan laut di 10 kabupaten dan kota di pesisir Selat Madura. Selat dengan potensi ikan 214.097 ton per tahun itu, juga menjadi tempat buangan lumpur Lapindo melalui Kali Porong.. Data hasil uji Laboratorium Penguji Balai Pengembangan Budidaya Air Payau (LPBPBAP), Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Timur menyebutkan, sebanyak 15 parameter diteliti menggunakan beberapa spesifikasi metode. Sembilan parameter diantaranya melebihi ambang batas standar baku mutu air untuk budidaya air payau. Sampling yang diuji berasal dari anak Kali Porong. Sungai Permisan di Desa Permisan, Kecamatan Jabon, Sungai Tuyono dan Sungai Avor Alo di Kecamatan Porong, tanah tambak di desa Permisan dan desa Plumbon serta kolam lele di desa Penatar Sewu, Kecamatan Tanggulangin. Lumpur mengandung unsur amonia (NH3), nitrit (NO2), sulfida (S2), dan klorin (Cl 2) untuk satuan miligram per liter tercatat melampaui ambang batas. Demikian pula unsur besi (Fe), tembaga (Cu), mangan (Me) dan bromida (Br2).
Sekian ceritaku... Terimakasih dan Sampai Jumpa
JAGA ALAM INDONESIA GUYS!!! :D


